Panduan Windows XP Services

Kadang kala komputer kita terasa lambat, karena banyaknya service yang dijalankan oleh windows ketika komputer kita start atau dihidupkan. Sehingga sering kita melihat CPU digunakan 100%. Sebenarnya banyak service pada windows yang tidak perlu dijalankan, misalkan bila komputer kita tidak terhubung ke jaringan LAN, maka seharusnya service untuk Network di non aktifkan

Agar komputer kita selalu bekerja dengan optimal, anda harus tahu service mana yang dapat di non aktifkan, di set secara manual, dan harus bekerja secara Otomatis. Pada artikel ini akan diterangkan bagian-bagian yang perlu di setting pada windows Service

Caranya – Klik Start, Run, ketik “services.msc” dan tekan enter. klik pada status bar dua kali untuk menyaring semua layanan mulai dari atas. Double klik mouse pada Nama Service yang ingin Anda ubah. Ubah “Startup Type” baik Otomatis, Manual atau Disabled kemudian pilih “Apply” dan “OK”, ulangi untuk service yang lainnya seperti berikut ini :

Non aktifkan (Disable) atau Manual – Berikut ini adalah daftar service yang dapat Anda nonaktifkan pada Sistem:

  • Disable Alerter
  • Disable Distributed Link Tracking Client
  • Disable Help and Support – (Jika Anda ingin menggunakan Windows Help and Support biarkan service ini diaktifkan)
  • Disable Indexing Service
  • Disable IPSEC Services
  • Disable Messenger – (Menggunakan Messenger untuk SP2 atau yang lebih tinggi lebih baik menon aktifkan fungsi ini)
  • Disable Portable Media Serial Number
  • Disable Remote Registry Service
  • Disable Secondary Logon – (Service ini berfungsi untuk menjalankan perintah Run As)
  • Disable SSDP Discovery Service
  • Disable Telnet
  • Disable Upload Manager

Otomatis – Berikut ini adalah daftar Service yang selalu harus di set ke otomatis:

  1. Automatic Application Layer Gateway Service – (Digunakan untuk Windows XP Firewall)
  2. Automatic Automatic Updates – (Digunakan untuk Windows Updates)
  3. Automatic Background Intelligent Transfer Service – (Digunakan untuk Windows Updates)
  4. Automatic COM+ Event System – (Digunakan untuk beberapa aplikasi)
  5. Automatic Cryptographic Services – (Diperlukan untuk mengkonfirmasi tanda tangan file sistem Windows, layanan untuk melindungi Root dan beberapa layanan penting)
  6. Automatic DCOM Server Process Launcher – (Digunakan untuk  Disk Defragmenter)
  7. Automatic DHCP Client – (Digunakan untuk koneksi  Cable/DSL dan routers)
  8. Automatic DNS Client – (Meningkatkan kerja Internet)
  9. Automatic Event Log – (Digunakan oleh Windows dan tidak bisa di hentikan)
  10. Automatic Logical Disk Manager – (Required to manage and update your hard drives)
  11. Automatic Network Connections – (Digunakan untuk  network connections)
  12. Automatic Plug and Play – (Digunakan untuk  system hardware, jangan mendisable service ini)
  13. Automatic Print Spooler – (Digunakan untuk sambungan  printers)
  14. Automatic Protected Storage – (Diperlukan untuk  melindungi data yang sensitif dan untuk mencegah akses oleh layanan yang tidak sah, proses, atau pengguna.)
  15. Automatic Remote Procedure Call (RPC) – (Required by Windows, Never Disable This!)
  16. Automatic Security Accounts Manager – (Diperlukan untuk informasi keamanan penyimpanan untuk akun pengguna lokal)
  17. Automatic Security Center – (Pemberitahuan tentang Firewall, Automatic Updates dan status Perlindungan Virus)
  18. Automatic Shell Hardware Detection – (Digunakan untuk  fungi AutoPlay)
  19. Automatic System Event Notification – (Digunakan pada beberapa aplikasi)
  20. Automatic System Restore Service – (Required by the System Restore feature)
  21. Automatic Task Scheduler – (Diperlukan oleh Prefetcher Windows dan aplikasi lainnya seperti Norton AV, Jangan Nonaktifkan servis ini!)
  22. Automatic Terminal Services – (Diperlukan oleh fitur Pusat Keamanan Alert)
  23. Automatic Themes – (Dibutuhkan oleh tampilan baru dari Windows XP)
  24. Automatic Windows Audio – (Digunakan untuk  sound)
  25. Automatic Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) – (Digunakan untuk  Windows XP Firewall)
  26. Automatic Windows Management Instrumentation – (Digunakan oleh Windows, Jangan Disable servis ini!)

Network Service – Berikut ini adalah daftar Service yang dibutuhkan pada jaringan rumah dan LAN:

  • Network Services Computer Browser – (Menempatkan lokal komputer dan sumber daya pada LAN)
  • Network Services DHCP Client – (Digunakan untuk koneksi  Cable/DSL dan routers)
  • Network Services Network Connections – (Digunakan untuk  network connections)
  • Network Services Server – (Digunakan  untuk sharing jaringan dan mengelola account pengguna lokal)
  • Network Services TCP/IP NetBIOS Helper – (Digunakan untuk NetBIOS name resolution)
  • Network Services Wireless Zero Configuration – (Digunakan pada saat anda berada di area Jaringan WiFi)
  • Network Services Workstation – (Digunakan untuk sharing file dan printer pada jaringan LAN ke Server)

Untuk menjalankan secara Otomatis klik Start lalu klik Ok, dan untuk menjalankan secara manual atau menonaktifkan (Disable) klik Stop lalu klik Ok.

One Response

  1. hi do you like car rims?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: