Mengembangkan Usaha dengan Kertas DECAL

Apa perbedaan laser dan inkjet?  Decal Laser harus pakai Printer jenis Laser dan Decal INkjet harus menggunakan printer jenis inkjet. Hasil Laser lebih bagus daripada Inkjet. Namun Hasil Inkjet juga bagus.

Jika dikerjakan sesuai dengan cara pemakaian, Gmbr hasil decal takkan luntur, copot, lepas, dan berkerut walau kena air. Tahan lama.


Decal bisa diaplikasikan di permukaan berikut:

  • Plastik (Model kit, pesawat terbang mainan, mobil-mobilan, kereta mainan,dll)
  • Kaca (trophy, jam dinding, cermin, piring pajangan, gelas pajangan, dll)
  • Lilin (berbagai jenis lilin)
  • Kayu (furniture, seni, pekerjaan tangan)
  • Logam
  • Karton (hati-hati dengan volume air)
  • Ubin (Di dapur, di Kamar mandi, dll)
  • Barang tembikar (barang pecah belah yang terbuat dari tanah)
  • Keramik dan email (enamel)

Langkah-Langkah:

  • Print gambar yang diinginkan di kertas decal. Bagian yang diprint adalah bagian yang agak lengket dan permukaannya beda dengan kertas biasa jika disentuh (glossy). Kalau mau benar-benar bagus sekali, sewaktu print pilih di setting printer properties yg High Quality, Photo Quality, atau Best/Fine. Tinta palsu juga tak masalah (kami sudah mencobanya dan bagus).
  • Setelah gambar tertera di kertas decal, jangan sampai terkena tangan atau tersentuh. Jangan tertekuk. Jangan kena kuku.Tunggu sampai kering.
  • Lalu harus di COATING agar hasil maksimal dan tidak mudah terkelupas dan tidak luntur jika direndam di air. COATING harus merata di semua bagian gambar, jangan sampai ada yang tidak terkena coating. Namun coating tidak boleh berlebihan. Beberapa pihak mengatakan bahwa tidak apa-apa tidak di COATING jika printernya Laser, namun menurut kami, lebih baik di COATING juga (cari aman saja). Sekedar rujukan dari kami, pakai saja Acrilic Epoxy dari London yang Clear. Merk Pylox juga bagus (yg Clear). Coating bisa dibeli di toko cat dan toko bangunan. Coating juga ada 2 jenis:bisa spray, bisa cairan.
  • Hindari Coating di tempat yang berudara lembab/basah (diatas 60% RH). Hindari sidik jari atau telapak tangan yang menempel pada bagian gambar setelah di coating.
  • Tunggu COATING kering kira2 10 – 20 menit (tergantung seberapa tebal Anda coating).
  • Potong bagian kertas decalnya yang mau ditempel. Beri jarak antara gambar dan tepi potongan sekitar 2mm / 3mm (agar gambar tidak terpotong jika mau di-Oven, karena bisa saja menciut sedikit, buat jaga-jaga saja)
  • Lalu direndam di air (gunakan saja mangkuk, ember, dll) sekitar 1 menit.Rendamlah decal dalam selama 10 detik (permukaan gambar menghadap ke dalam). Lalu balikanlah decal hingga permukaan gambar menghadap ke luar selama 20 detik.
  • Kemudian angkat kertas itu dari air hati-hati dan perlahan-lahan. Dekatkan dengan objek yang ingin ditempeli gambar (lihat video agar lebih jelas). Tangan kiri tahan gambar dari samping. Tangan kanan menarik gambar itu agar lepas dari latar belakangnya dan gambar tertera di objek. Lakukan pelan-pelan sekali.
  • Media penempelan gambar tidak direkomendasikan dimasukkan ke dalam Dish Washer dan Microwave Oven.
  • Sesudah di tempel di objek, perhatikan gambar. Kalau gambar sudah bagus, diamkan. Kalau gambar ada yang tergeser / peletakkan kurang pas, bisa digeser perlahan asalkan belum terlalu kering. Kalau gambar ada gelembung2 kecil,bisa gunakan squiji / alat lain yg sesuai untuk meratakan permukaan gambar. Kalau sudah pas, keringkan gambar pakai tissue kering / lap halus dan lakukan dengan lembut dah hati-hati sekali.
  • Keringkan media selama kurang lebih 4 atau 5 jam (untuk mempercepat pengeringan, boleh menggunakan dryer).
  • Untuk memperkuat saja, objek bisa di coating lagi setelah gambar menempel. Namun kalau tidak mau dicoating lagi objeknya, tidak apa-apa karena coating yang kedua kalinya hanya untuk memperkuat lagi saja.
  • Untuk menghasilkan gambar yang lebih tahan lama, panaskan (panggang) dengan oven dengan suhu 75-100 derajat celcius selama kurnag lebih 10 menit, dinginkan sebentar. Kemudian naikkan temperaturnya hingga 125-150 derajat Celcius selama 20-30 menitan. PERHATIKAN!!! MEDIA HARUS TAHAN PANAS jika ingin dioven.

One Response

  1. Makasih banyak udah kasih info dan penjelasan sedemikian detail. 🙂

    Service Komputer & Service Laptop

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: