Mengenal Power Supply

Sebuah komputer selain komponen utama yaitu Motherboard, Processor, Memory, dan lain-lain, mereka semua membutuhkan Power supply. Power Supply juga merupakan komponen penting untuk sebuah komputer. Sebuah power supply memiliki beberapa konektor untuk distribusi daya ke komponen komputer antaralain untuk Motherboard, CD/DVD room, Hardisk dll.

Power supply mengalami perkembangan, yang disesuaikan dengan perkembangan motherboard dan processor. Ada beberapa tipe power supply antara lain :

Power Untuk Motherboard

1. Power Supply AT
Memiliki konektor 12 Pin, konektor ini digunakan untuk komputer lama yaitu pentium 2 kebawah. Ada dua kabel power untuk motherboard terdiri dari 6 pin. Bagian pertam disebut Power 8 (P8) dan bagian kedua disebut Power 9 (P9). Dengan pemasangan antara P8 dan P9 bila di jajarkan maka kabel hitamnya berada di tengah-tengan. Selain dari kabel power untuk motherboard juga disertakan kabel dengan konektor Berg dan Molex

2. Power supply ATX 20 Pin
Power supply ini digunakan untuk komputer pentium 2 dan pentium 3, dimana power didistribusikan ke motherboard menggunakan konektor ATX 20 pin konektor dan ditambah dengan konektor untuk Flopy disk (konektor Berg) dan konektor untuk hardisk, DVD dll (Konektor Molex) dimana memiliki 2 tegangan yaitu 12 volt dan 5 volt.

3. Poser Supply AtX 20+4 Pin
Berkembangnya jenis motherboard dan processor, seperti digunakan pada pentium 4 keatas, jumlah pin konektor power untuk motherboard ada dua konektor yaitu 20 Pin dan 4 pin dan juga dilengkapi dengan beberapa konektor Molex dan Berg.

Sekarang mari kita jelaskan satu persatu kabel konektor yang ada di power supply selain dari power untuk Motherboard.

1. Konektor Berg : Konektor ini kecil, digunakan untk power flopy disk, biasanya ini digunakan untuk komputer lama yaitu pentium 4 kebawah, sekarang ini banyak power supply sudah meniadakan konektor berg ini karena flopy disk sudah tidak digunakan lagi digantikan dengan flash disk. Pada konektor ini terdapat tegangan 12 V (hitam(-) dan Kuning (+)) dan 5 volt (hitam(-) dan merah(+))

2. Konektor Molex, Konektor ini terdiri dari 4 pin dengan tegangan 12 volt (hitam(-) dan Kuning (+)) dan  5 volt (hitam(-) dan merah(+)), digunakan sebagai power untuk hardisk, CD/DVD Room.

3. Konektor Power Sata, Makin berkembang teknologi dimana peralatan komputer telah menggunakan sata, maka lama kelamaan konektor Molex sudah tidak diadakan lagi di power supply, konektor sata ini juga digunakan sebagai power untuk Hardisk dan CD/DVD. Bisasanya untuk power supply yang masih menggunakan konektor Molex akan disambungkan dengan kabel konektor Molex ke sata.

4. Konektor Intel 12 v 4 Pin
Konektor ini digunakan sebagai power supply untuk motherboard yang menggunakan processor Intel Pentium, dan sebagian processor AMD. Dimulai dari sebahagian Intel pentium 4 dan pentium dual core keatas, fungsinya sebagai penyedia tegangan tambahan sebesar 12 volt untuk processor.

5. Konektor 6 pin PCI-E, Konektor ini jarang ditemukan pada PC. Biasanya power supply ini berfungis untuk menambahkan daya pada grafik card PCI-E, yang akan digunakan untuk proses kerja Grafick, editing video, dan Game 3d. Power supply tidak semuanya memiliki konektor ini, hanya khusus Power supply 6 Pin PCI-E dapat dibeli dipasaran, dan bila VGA card PCI-E anda memiliki soket untuk power.

One Response

  1. makasih kak infonya.. bisa nyelesain tugas akhirnya :))

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 507 other followers

%d bloggers like this: